Butuh Layanan Kesehatan yang Baik

20
0
BAGIKAN

Ribuan orang antre pada pelayanan kesehatan gratis yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan Kalimantan Barat di Kabupaten Ketapang, belum lama ini. Bakti sosial di bidang kesehatan itu, merupakan satu diantara sejumlah program unggulan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar nomor urut 2, Karolin-Gidot.

Andi, warga Kabupaten Ketapang yang ikut merasakan manfaat dari kegiatan tersebut, menyatakan dirinya bersyukur bisa mendapatkan pengobatan gratis itu, terlebih masyarakat disana bisa mendapatkan layanan pengecekan kesehatan.

“Kalau mau ke puskesmas, jelas sangat jauh jaraknya dari tempat kami. Untung saja ada layanan kesehatan gratis ini, jadi kami bisa mengecek kesehatan kepada dokter yang dibawa oleh tim Baguna,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Andi bersama warga lain yang datang akan memberikan dukungan kepada pasangan Gubernur Kalimantan Barat nomor urut 2, Karolin-Gidot, mengingat pasangan tersebut sudah cukup dikenal dimasyarakat dan kinerjanya juga sudah tidak diragukan lagi.

“Kalau saya jelas akan memilih calon yang sudah kita kenal, karena saya juga yakin ibu Karolin bisa melanjutkan apa yang sudah dikerjakan oleh Pak Cornelis,” kata Andi.

Hal senada dikatakan Jainudin, warga Ketapang. Jainudin mengatakan antusiasme warga untuk hadir karena memang masyarakat butuh sekali dengan layanan kesehatan yang baik dan murah. Apalagi puskesmas yang ada di Kabupaten Ketapang sangat sulit dijangkau masyarakat pedalaman.

“Kami berharap, kegiatan seperti ini bisa kembali dilakukan oleh PDI Perjuangan karena masyarakat di sini memang cukup sulit menjangkau puskesmas,” tuturnya.

Berdasarkan catatan Baguna PDI Perjuangan Kalimantan Barat sebanyak 1.173 warga Ketapang yang memanfaatkan program pengobatan gratis ini. Ketua Baguna Kalbar, Angeline Fremalco mengatakan untuk kegiatan baksos pengobatan gratis yang dilakukannya di Ketapang dilakukan sejak 26 sampai 28 Maret.

“Tim kita berangkat dari jam 10 pagi dan sampai di titik pertama sekitar jam 8 malam. Itu kita langsung melaksanakan pengobatan gratis di Desa Kemuning Biutak, Kecamatan Matan Hilir Selatan,” jelas Angeline.

Menurutnya, pada hari kedua, baksos tersebut dilaksanakan di tiga titik, yaitu Desa Pangkal Batu, Desa Suka Harapan dan Desa Suka Damai Kecamatan Kendawangan, kabupaten Ketapang.

“Untuk jumlah pasiennya selama kegiatan 3 hari di 5 titik Kabupaten Ketapang ini sebanyak 1.173 orang, termasuk ibu-ibu dan lansia. Kita berharap, apa yang kita lakukan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Ketapang. Untuk daerah lainnya juga akan kita lakukan kegiatan serupa,” pungkasnya. (*)

Sumber : Pontianak Post

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini