Kelengkapan Keselamatan bagi Penumpang Harus Terpenuhi

13
0
BAGIKAN
ANDALAN: Kapal wisata yang menyusuri alur Sungai Kapuas, Kota Pontianak, semakin menjadi andalan masyarakat untuk rekreasi keluarga. Sewaktu hari libur dan cuaca menunjang, selalu dipadati wisatawan.

Wisata Menyusuri Alur Sungai Kapuas Menggeliat

Sektor pariwisata Sungai Kapuas di Kota Pontianak mulai menggeliat sebagai imbas daru pembangunan waterfront city. Kini wisata menyusuri sungai semakin menggeliat. 

Semakin banyaknya aktivitas wisata di Sungai Kapuas merupakan hal positif. Ini akan menambah pemasukan bagi daerah. Namun, sisi keselamatan layanan jasa susur sungai juga harus diperhatikan. Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Pontianak, Amalia Atika. Amalia memandang, keselamatan dan kelengkapan layanan jasa susur sungai harus disiapkan demi kenyamanan para turis.

“Imbas waterfront city sudah mulai terasa. Saya lihat layanan penyedia jasa susur Sungai Kapuas menggunakan kapal semakin banyak. Tak hanya kapal, jika ingin yang lebih menantang, layanan jasa menggunakan speed dan sampan juga tersedia. Wisatawan tinggal pilih mau yang mana,” katanya kepada Pontianak Post, Minggu kemarin.

Apa yang terjadi ini, menjadi keuntungan bagi masyarakat Kota Pontianak. Pasalnya lapangan kerja baru dapat tercipta dengan begitu dapat meningkatkan taraf ekonomi warga, utamanya bagi masyarakat yang tinggal di tepian Sungai Kapuas.

Dinas Pariwisata, kata dia, harus mendata jumlah layanan jasa susur Sungai Kapuas. Dewan termuda itu juga minta Dishub dilibatkan untuk mengecek kelengkapan jasa tersebut.

“Dalam kapal harus berstandar. Keamanan jadi yang utama, termasuklah dengan jasa sampan dan speed, juga harus menyediakan baju pelampung,” ungkapnya.

Kapal dan speednya pun harus dibuat semenarik mungkin. Cat kapal tersebut dengan motif corak insang. Dengan begitu, ia rasa ke depan susur Sungai Kapuas bakal jadi magnet wisata pelancong datang ke Pontianak.

Agar lebih menarik kata dia, lokasi-lokasi yang akan jadi tujuan juga harus menjual. Jika hanya susur sungai ia rasa di tempat lain juga ada. Makanya mesti ada khas sehingga membuat wisatawan mau berkali-kali mengunjungi Pontianak.

Menurutnya bangunan-bangunan heritage yang berada di tepian Sungai Kapuas bisa jadi daya jual wisata susur sungai. “Ini peran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Harus sinergi dan dipikir dari sekarang. Bila waterfront selesai, programnya juga bisa berjalan,” pungkasnya. (*)

SumberPontianak Post
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini