Pesona Hotel Kahyangan Singkawang; Sulap Galian Pasir jadi Penginapan yang Nyaman

79
0
BAGIKAN

SAMUDERA Indah adalah salah satu di antara pantai yang ada di Kalbar. Pantai yang terletak di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang ini memiliki ragam keindahan yang mempesona. Tak hanya hamparan pasir yang memanjang dan desiran ombak, tetapi juga keindahan menyaksikan pesona matahari kembali ke peraduannya.

Hanya butuh sekitar tiga jam untuk sampai ke pantai ini dari Kota Pontianak dan 20 menit dari Kota Singkawang.

Di sekitarnya tersedia penginapan bernama Hotel Kahyangan. Sebuah hunian yang berkonsep resort dengan suasana yang nyaman, dilengkapi kolam renang yang luas. Pengunjung bisa menikmati keindahan pantai langsung dari balkon kamar. Jarak hotel dan pantai yang berdampingan membuat lokasi ini menjadi pilihan yang tepat untuk berliburam bersama keluarga. Tarif menginap mulai dari Rp700 ribu.

Suhardiman, pemilik hotel ini mengatakan konsep hotel ini terinspirasi dari penginapan-penginapan di Bali. Menurutnya, pantai di Kalbar ini tidak kalah cantiknya dengan yang ada di sana. Diperlukan pengelolaan dan konsep yang tepat untuk menarik wisatawan berkunjung.”Saya suka jalan jalan ke Bali dan mengambil inspirasi dari sana,” katanya.

Butuh proses panjang bagi pria yang sudah berpengalaman dalam mengelola hotel dan restoran ini untuk membangun penginapan yang didominasi warna putih ini. Siapa sangka, hotel yang memiliki 80 kamar ini dulunya bekas galian tambang pasir ilegal. Suhardiman pun tak kehabisan ide untuk menyulap menjadi tempat yang menarik untuk objek wisata.

“Menurut saya alam itu memang harus dikelola. Kalau tidak dikelola muncul penambang liar. tapi kalau dikelola akan menjadi indah dan terjaga,” ujarnya meluruskan anggapan masyarakat yang menganggap jika pantai dikelola akan rusak.

Bekas-bekas galian pasir yang sudah terlalu dalam dijadikan danau buatan sehingga menambah daya tarik. Pengunjung juga bisa melihat ikan ikan yang berada di danau buatan itu. Suhardiman juga memanfaatkan kayu-kayu bekas sebagai interior bangunan (mrd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini