Serahkan Berkas Kasus Nirigi

26
0
BAGIKAN

Theo Kristoporus Kamayo, Penasehat Hukum Frantinus Nirigi menyerahkan berkas-berkas kasus candaan bom di Pesawat Lion Air kepada Nirigi untuk diberikan kepada penasehat hukumnya yang baru.

“Pada Minggu 3 Juni 2018 Pukul 09.00 WIB bertempat di Polda Kalbar, kami bertiga, Marcelina, Suryadi Ranik, dan Theo, menyerahkan berkas-berkas berkaitan kasus FN kepada FN, supaya nanti bisa berkoordinasi dengan PH (Penasehat Hukum) yang ditunjuk pihak keluarga,” ungkapnya, Minggu (3/6).

Theo mengatakan pihaknya menghormati keinginan dari pihak keluarga Nirigi untuk mengganti kuasa pendampingan terhadap kasus yang melanda alumni FISIP Untan itu. Dikarenakan mekanisme  pengganti kuasa tersebut sudah selesai, maka kata Theo untuk segala urusan pendampingan putra Papua itu, secara resmi bukan menjadi tanggung jawabnya lagi.

“Kami berharap agar penasehat hukum FN yang baru dapat berusaha maksimal memberikan pendampingan pada saudara FN,” katanya.

Seperti diketahui, pada Sabtu (2/6) keluarga Nirigi mencabut surat kuasa dari Firma Hukum Ranik, Lin dan Associates. Pihak penasehat hukum yang baru sudah menerima surat kuasa resmi yang telah ditandatangani oleh tersangka candaan bom tersebut. Saat ini pihak keluarga telah menunjuk enam orang kuasa hukum yang didatangkan dari Papua.

Sebelumnya pada Selasa 29 Mei 2018, Firma Hukum Ranik, Lin dan Associates telah bersedia menjadi Penasehat Hukum Nirigi secara gratis (Probono). “Sejak menjadi klien kami, Firma Hukum Ranik, Lin associates, kami  maksimal membantu saudara FN baik dengan cara litigasi maupun non litigasi, agar FN bisa bebas,” katanya.

Adapun terkait alasan penggantian, Theo menyebut hal tersebut mempertimbangkan faktor kedekatan, budaya dan dan faktor lainnya.  Pihaknya pun menghormati alasan tersebut.

Alasan tersebut dibenarkan oleh pihak keluarga Nirigi saat ditemui pada Sabtu (2/6). Kakak ipar Nirigi, Diaz Gwijangge, saat menggelar pertemuan dengan sejumlah media mengatakan bahwa dipilihnya kuasa hukum dari Papua adalah untuk memudahkan komunikasi.

“Agar lebih mudah kami dalam hal komunikasi, dari segi bahasa dan budaya kami ada kedekatan,” ungkap Diaz.

Sementara itu Frantinus Nirigi saat ditemui penasehat hukumnya yang lama di tahanan Polda Kalbar mengucapakan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikannya bantuan dan dukungan. “Saya mau ucapkan terimakasih banyak karena telah membantu saya dari awal hingga saya ada di Polda seoerti saat ini. Terimakasih selama jalannya proses saya ditemani, mulai dari penasehat hukum, maupun mahasiswa dan alumni FISIP Untan,” kata Nirigi. (sti)

SumberPontianak Post
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini