SUNGAI DAIT DUSUN LEBAN KEC KUALA BEHE MAKAN KORBAN

13
0
BAGIKAN

Ma Sulai (68), warga Dusun Leban Desa Nyayum Kecamatan Kuala Behe Kabupaten Landak. Ia ditemukan tewas di sungai Dait, Minggu (2/12) sekitar pukul 10.00 Wib tadi.

Informasi yang berhasil dihimpun dari Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Landak, Banda Kolaga yang ikut mencari korban bersama personelnya mengatakan, diduga korban jatuh ke sungai Dait ketika hendak buang air besar pada Sabtu (1/12) sekitar pukul 20.00 Wib.

“Kemudian, pukul 23.00 Wib ketika anak korban, Liong pulang dari rapat pemuda di Dusun Leban, tidak menemukan korban di rumah. Iapun sempat melihat sabun cuci yang biasa dibawa ibunya ke sungai untuk mencuci, sudah tidak ada ditempat, ” ujar Banda yang dihubungi melalui telepon, Minggu (2/12).

Liong menduga ibunya pergi ke sungai. Namun, ketika dicari ke sungai dimaksud oleh masyarakat setempat, ternyata korban tidak ada di sungai.

“Akhirnya, wargapun menelusuri sungai Dait. Dalam penelusuran itu, warga hanya menemukan tanggoi atau topi terbuat dari daun milik korban. Tapi si korban tidak ditemukan,” katanya.

Keesokan paginya, Minggu (2/12) sekitar pukul 06.30 Wib, Babinkamtibmas Polsek Kuala Behe Heri Simatupang menghubungi BPBD Landak untuk melaporkan kejadian tersebut.

“Mendapat laporan itu, tim BPBD Landak segera menyiapkan peralatan untuk berangkat ke TKP guna melakukan pencarian. Tim kita mulai turun ke sungai Dait tempat awal jatuhnya korban pada jam 10.20 Wib. Selanjutnya, tim menyusuri ke hilir sungai Dait,” jelasnya.

Dari penyusuran yang dilakukan itu, kira-kira jarak dari TKP awal kurang lebih 1 KM, ditemukan jasad korban di sungai tersebut. Saat ditemukan, jasad janda itu tersangkut dikayu.

“Akhirnya, kita melakukan evakuasi terhadap jasad korban. Jasad korban langsung kita masukan ke dalam kantong mayat untuk diserahkan ke anggota Polsek Kuala Behe dan selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga korban,” jelas Banda.

Ketika dikonfirmasikan melalui selulernya, Kapolsek Kuala Behe Iptu Iwan Gunawan membenarkan kejadian tersebut.

“Anak korban sempat mencari korban di tempat saudara lainnya. Tapi korban tidak ditemukan. Anak korban akhirnya melaporkan kepada pamannya dan memberitahu jika korban tidak ada dirumah,” ujar aa gun sapa akrab dengan Kapolsek kuala behe.

Tiba di TKP, tim BPBD Landak langsung menyisir sungai Dait menggunakan Speed Boat 15 PK. Hasilnya, tim BPBD menemukan korban di aliran Sungai Dait. Akhirnya, korbanpun dievakuasi ke rumahnya.

“Pihak Polsek Kuala Behe berusaha hendak melakukan visum terhadap jasad korban. Akan tetapi pihak keluarganya menolak untuk dilakukan visum dengan membuat surat pernyataan,” ungkap Iptu Iwan gunawan,Sh ke Mediakalba

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini